Cari Di Sini

Dukung Pemerintah Tanpa Pamrih Golkar Bantah akan Geser Menteri KIH

1/30/2016 08:35:00 PM

Sumber Foto : www.indopos.co.id

indopos.co.id –

Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie, Ade Komarudin, membantah partainya telah mempersiapkan sejumlah nama untuk menjadi menteri sebagaimana yang diutarakan oleh mantan Sekretaris Fraksi Golkar Bambang Soesatyo. Menurutnya, Partai Golkar mendukung pemerintah secara ikhlas tanpa pamrih demi kepentingan bangsa dan negara. “Menteri gak pernah dibicarakan termasuk namanya. Dukung pemerintah kelihatan ikhlas-ikhlas aja tanpa syarat,” kata Ade, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin (29/1).

Ade melanjutkan, fokus Partai Golkar saat ini adalah membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Jadi kalau di Golkar gitu, nggak ada omongan menteri,” ucap Ade menegaskan. Meski sudah dibantah oleh Ade, namun ucapan Bambang Soesatyo yang menyatakan bahwa sejumlah kader Golkar akan menjadi penderitaan bagi partai KIH karena harus kehilangan jatah kursi menterinya terus mendapat kritikan dari sejumlah elite di KIH.

Sekretaris Fraksi Partai Hanura di DPR Dadang Rusdiana secara tegas menyatakan ucapan Bambang itu telah mengintervensi Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait komposisi kabinet. “Semua parpol harus menahan diri untuk tidak intervensi apalagi tekan-tekan presiden,” kata Dadang. Meski begitu, anggota Komisi X DPR itu mengatakan bahwa pihaknya tetap berpikir positif dengan masuknya partai berlambang beringin itu ke dalam pemerintah.

“Pada dasarnya kita berpikir positif. Kita tidak mempersoalkan masalah Golkar gabung ke pemerintahan dan mendapat jatah menteri. Intinya dengan dukungan parpol yang signifikan termasuk Golkar tentu akan direspons positif secara politik maupun ekonomi,” ucap Dadang. Apakah Hanura sudah siap bila ternyata kursi menterinya diambil oleh Golkar? Anggota Komisi X DPR itu lebih menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo selaku pemilik hak prerogative.

“Kita mempercayakan sepenuhnya pada Presiden. Hanura tidak akan mencampuri kewenangan Presiden dalam menambah dan merotasi menteri,” tandas Dadang. Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan mengatakan, dengan masuknya Golkar mendukung pemerintahan Jokowi-JK diharapkan jangan jadi alat kepentingan bagi mereka untuk bisa mendapatkan keuntungan sekalipun jatah kursi menteri. “Prinsipnya semakin banyak partai mendukung pemerintah semakin bagus. Yang penting itu dilakukan atas keinginan Golkar.

Dan kami harap masuknya mereka jangan menjadi sosok yang penganggu,” cetusnya. Sementara Ketua DPP Partai NasDem Johnny G Plate juga mengatakan, partainya tak mempermasalahkan jika Partai Golkar bergabung dengan barisan pendukung pemerintah dan mendapatkan posisi di kabinet. Johnny mengatakan, NasDem juga tidak masalah jika masuknya Partai Golkar akan mengambil jatah menteri yang sudah didapatkan partainya. “NasDem menyerahkan semuanya ke Presiden,” kata Johnny.

( dill)

Sumber Berita :
http://www.indopos.co.id/2016/01/dukung-pemerintah-tanpa-pamrih-golkar-bantah-akan-geser-menteri-kih.html

Baca Juga :

0 komentar