Cari Di Sini

Hanura Warning Golkar, Dadang Rusdiana: Golkar Jangan Intervensi Presiden terkait Reshuffle

1/29/2016 03:02:00 PM

Sumber Foto : monitorday.com

MONITORDAY.com, Jakarta -

Masuknya Partai Golkar dalam gerbong pendukung pemerintah, membuat sejumlah parpol gusar. Terlebih parpol gurem seperti Hanura yang sebelumnya sudah komitmen mendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Maklum, bukan tidak mungkin sebelum Partai Golkar berbalik arah mendukung pemerintah sudah ada deal terkait jatah kursi menteri. Dengan demikian, pilihan paling realistis bagi Jokowi adalah mengurangi kursi menteri yang saat ini duduki partai-partai gurem.

Menanggapi hal itu, politikus Partai Hanura, Dadang Rusdiana mengaku tidak khawatir. Sebab, sebelum Partai Golkar, Hanura sudah lebih dulu membangun komitmen dengan Presiden Jokowi. Artinya, jika Presiden mengurangi jatah menteri Hanura akan melanggar komitmen politik.

"Itu prerogatif presiden, kita tidak akan intervensi masalah orang dan lain-lain. Pokoknya kita komitmen dukung Pak Presiden," ujar Dadang di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (29/1).

Lebih lanjut anggota Komisi X DPR RI mengingatkan, meskipun berada di gerbong pendukung Pemerintahan Jokowi, Golkar tidak berhak intervensi terhadap hak prerogatif Jokowi.

"‎Kita mempersilakan sepenuhnya kepada presiden mau mengambil keputusan apapun yang berkenaan dengan reshuffle‎," tegasnya.

Laporan : Arif Hidayat
( Siswanto )

Sumber Berita :
http://monitorday.com/detail/25467/hanura-warning-golkar-dadang-rusdiana-golkar-jangan-intervensi-presiden-terkait-reshuffle

Baca Juga :

0 komentar