Cari Di Sini

Pemerintah Harus Punya Alasan Rasional Soal RUU Tax Amnesty

2/24/2016 03:52:00 PM

Sumber Foto : skalanews.com

Skalanews -

Pemerintah harus mempunyai alasan yang rasional apakah dengan UU Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bisa menutup kekurangan anggaran sekitar Rp200 triliun, sebagaimana sering disampaikan secara optimis oleh pemerintah.

Hal itu disampaikan Sekretaris Fraksi Partai Hanura, Dadang Rusdiana terkait dengan Surat Presiden (Surpres) ke DPR agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty dapat segera dibahas dan disahkan menjadi Undang-Undang (UU).

‎"Kalau kita berasumsi bahwa besaran economic underground kita di angka Rp3.000 triliun dan tarif pengampunan pajak rata-rata 2 persen, kan hanya Rp60 triliun. Jadi masih jauh dari kebutuhan. Terus extra effort yang selalu digembor-gemborkan itu gimana hasilnya?" kata Dadang di Gedung DPR, Rabu (24/2).

Anggota Komisi X DPR ini menegaskan, partainya tidak akan serta merta menyatakan menolak atau menerima RUU Tax Amnesty, kecuali mendapatkan argumentasi yang dikonstruksi oleh pemerintah.

"Hanura tidak akan serta merta menerima atau menolak, kita ingin kejelasan dulu. Karena yang Hanura perhatikan seringkali pemerintah kita itu over estimate, ini yang harus dikoreksi," ungkapnya.

Dadang menambahkan, RUU Tax Amnesty dari kepentingan realistik penguatan kapasitas fiskal di tahun 2016 maupun dalam jangka panjang‎.

Disebutkannya, pertumbuhan negatif pendapatan di awal tahun 2016, artinya ketidakmungkinan tercapainya target pendapatan pajak harus dicarikan jalan keluarnya.

( Deddi Bayu/Wan )

Sumber Berita :
http://skalanews.com/detail/politik/251580-Pemerintah-Harus-Punya-Alasan-Rasional-Soal-RUU-Tax-Amnesty

Baca Juga :

0 komentar