Cari Di Sini

Tax Amnesty Belum Tentu Signifikan

2/27/2016 03:01:00 PM

Sumber Foto : www.

Jakarta ;-

Melalui kebijakan pengampunan pajak pemerintah berharap bisa memperoleh tambahan pajak sebesar 60 sampai 180 triliun per tahun dan hal itu bisa diperoleh dari wajib pajak yang selama ini mengabaikan kewajibannya. Dengan adanya tambahan ini kekurangan penerimaan negara bisa ditanggulangi.

Dengan alasan yang disampaikan di atas menurut Dadang Rusdiana bahwa dalam rapat persiapan perubahan anggaran negara, Ketua DPR RI, Ade Komarudin, meminta perbedaan pandangan politik dikesampingkan dulu karena pemerintah butuh tambahan penerimaan.

Sekretaris Fraksi Hanura DPR RI ini mengungkapkan juga bila dalam rapat tersebut hadir pimpinan badan anggaran dan pimpinan fraksi.

Dalam rapat itu menurut Kang Darus, sapaan akrab Dadang Rusdiana, Pandangan fraksi terpecah, ada yang menganggap RUU Tax Amnesty harus berbarengan dengan revisi UU KKP, dengan alasan berdasarkan kesepakatan rapat paripurna (15/12/15) RUU Tax Annesty tersebut satu paket dengan revisi UU KPK.

Ada juga yang menyatakan RUU Tax Annesty tak ada hubungannya dengan revisi undang-undang KPK. Selain itu pula ada yang menilai anggaran pendapatan belanja negara perubahan 2016 bisa dibahas tanpa Menunggu Tax Annesty.

Namun Kang Darus masih belum yakin pengampunan pajak akan berpengaruh signifikan terhadap penerimaan negara

( one-DRc )

Baca Juga :

0 komentar