Cari Di Sini

Terjadi Penyesatan Opini, Hanura Sepakat Keputusan Jokowi Tunda Revisi UU KPK

2/22/2016 08:25:00 PM

Sumber Foto : www.tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -

Fraksi Hanura DPR RI sepakat dengan Presiden Joko Widodo untuk menunda pembahasan revisi UU KPK.

Sekretaris Fraksi Hanura DPR RI Dadang Rusdiana mengatakan DPR dan Presiden Jokowi sepakat untuk menambah waktu sosialisasi tentang point perubahan UU KPK yang selama ini dicurigai masyarakat akan memperlemah KPK.

"Kita sebagai partai pendukung pemerintah sepakat dengan penundaan tersebut. Karena dipandang penyesatan opini sudah menjadi-jadi dan dikhawatirkan semua menjadi salah dalam melihat revisi UU KPK ini," kata Dadang ketika dikonfirmasi, Senin (22/2/2016).

Ia mengatakan Presiden dan DPR sepakat bahwa revisi UU KPK memperkuat pemberantasan korupsi dan dalam konteks menjaga keadilan hukum.

Tetapi, opini yang berkembang terlalu jauh dan cenderung menyesatkan sehingga DPR dan presiden akan intensif melakukan sosialisasi tentang empat substansi yang akan direvisi dalam UU KPK.

Dadang membantah bila penundaan itu dikarenakan Presiden Jokowi merasa revisi UU tersebut memperlemah KPK.

Dalam pertemuan itu, kata Dadang, Presiden Jokowi tegas mengatakan bahwa revisi tersebut perlu dan sepaham bahwa empat point tersebut memperkuat KPK.

"Namun ini semata-mata butuh waktu sosialisasi agar ada pemahaman yang baik di masyarakat," kata Dadang.

( Penulis: Ferdinand Waskita / Editor: Hasanudin Aco )

Sumber Berita :
http://www.tribunnews.com/nasional/2016/02/22/terjadi-penyesatan-opini-hanura-sepakat-keputusan-jokowi-tunda-revisi-uu-kpk

Baca Juga :

0 komentar