Cari Di Sini

Jegal Ahok, DPR Revisi UU Pilkada

3/16/2016 01:50:00 PM

Sumber Foto : www.jawapos.com

JawaPos.com -

Eskalasi politik menjelang Pilkada DKI 2017 semakin panas, seiring sikap Basuki Tjahaja Purnama yang menempuh jalur independen dalam pencalonannya untuk melanjutkan kepemimpinannya di periode kedua di Ibukota.

Hal itu membuat DPR melakukan revisi UU Pilkada dengan menaikan syarat dukungan bagi calon perseorangan. Ditengarai langkah itu sebagai upaya untuk menjegal Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Namun, wacana itu tak sepenuhnya didukung fraksi-fraksi di DPR. Seperti fraksi Hanura yang tidak sepakat adanya penaikan syarat dukungan bagi calon independen.

"Kita tidak sepakat itu. Ini kan demokrasi. Harus dilakukan secara sehat," ujar Sekretaris Fraksi Hanura Dadang Rusdiana di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/3). ‎

Dia mengungkapkan, ‎semua pihak baik itu partisan atau non partisan perlu diberikan peluang untuk maju dalam Pilkada. "Tidak memperberat tapi tidak memperingan juga," sebut dia. ‎ ‎

Menurut legislator asal Jawa Barat itu, wacana kenaikan syarat calon independen ‎dampak dari ketakutan mereka pada sosok Ahok yang nyatanya telah mengumpulkan ratusan ribu suara melalui KTP. "Ini kan Ahok effect yang dikhawatirkan partai," ucap Dadang. ‎

Lebih jauh dia menuturkna, Hanura tidak takut untuk mengadu calon yang diusungnya nanti apabila harus berhadapan dengan Ahok.

Sebab masyarakat sudah sangat cerdas dan kritis untuk menentukan siapa figur yang layak untuk memimpin DKI Jakarta.

"Hanura nggak khawatir dengan fenomena Ahok. Apakah semua independen itu bagus? Belum tentu juga," tandasnya. ‎

( dna/JPG )

Sumber Berita :
http://www.jawapos.com/read/2016/03/16/21136/jegal-ahok-dpr-revisi-uu-pilkada-

Baca Juga :

0 komentar