Cari Di Sini

Jokowi Diharapkan tak Lupa Pendukung Pilpres 2014

5/19/2016 10:57:00 AM

Sumber Foto : juaranews.com

JuaraNews, Bandung –

Sekretaris Fraksi Partai Hanura DPR RI, Dadang Rudiana, mengatakan, bergabungnya Partai Golkar dinilai sebagai modal kuat bagi pemerintah Jokowi-JK.

Oleh karena itu, politisi dari Kabupaten Bandung ini, menyambut baik bergabungnya Partai Golkar di Pemerintahan Jokowi. Jika oposisi di parlemen banyak, katanya, pengambilan keputusan menjadi tidak efesien.

"Ini modal kuat bagi Pemerintah Jokowi untuk menjalankan platform politiknya, untuk program-program pemerintahannya. Dengan bergabungnya Golkar, semakin mempercepat proses pencapaian tujuan atau target-target pemerintah," kata Dadang Rusdiana, di Bandung, Kamis (19/5/2016).

Salah satu konsekuensi dari masuknya Partai Golkar di Pemerintahan, memungkinkan terjadinya perombakan kabinet atau reshufle. Pada reshufele, katanya, Partai Hanura mengharapkan Presiden tidak melupakan partai-partai yang lebih dulu mendukung saat Pilpres 2014 lalu.

“Sejatinya yang lama terus terpelihara dengan baik, tanpa pengurangan jatah di kabinet. Ketika di Golkar datang, berikan kursi tapi tidak mengurangi jatah partai politik,” katanya.

Dadang tak ingin jatah Hanura di kabinet berkurang. Yang terpenting, kata dia, Presiden Jokowi tidak membuat sakit hati partai pendukung lamanya. "Yang penting (jatah Hanura) tidak berkurang. Tambah boleh. Hehehe... Tapi kalau berkurang kan, nah ini kan berarti kita tidak bijaksana. Walaupun itu prerogative presiden," kata Dadang.

( ude )

Sumber Berita :
juaranews.com/berita/14558/19/05/2016/jokowi-diharapkan-tak-lupa-pendukung-pilpres-2014

Baca Juga :

0 komentar