Cari Di Sini

Pemangkasan Anggaran Sulitkan Posisi Indonesia dalam Daya Saing Pendidikan

6/15/2016 01:00:00 AM

Sumber Foto : jitunews.com

Komisi X DPR belum menyepakati rencana pemotongan anggaran pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp 6,6 triliun dan pada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Rp 1,8 triliun.

JAKARTA, JITUNEWS.COM -

Komisi X DPR belum menyepakati rencana pemotongan anggaran pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp 6,6 triliun dan pada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Rp 1,8 triliun.

Anggota Komisi X DPR Dadang Rusdiana mengatakan, untuk Kemendikbud pihaknya meminta pemotongan anggaran paling besar hanya Rp 3 triliun.

"Jadi kita minta Kemendikbud melakukan simulasi rasionalisasi belanja hanya setinggi tingginya Rp 3 triliun tersebut," katanya saat dihubungi JITUNEWS di Jakarta, Selasa (14/6).

Menurut Dadang, parlemen mengkhawatirkan jika pemotongan anggaran nantinya dapat menyulitkan posisi Indonesia dalam mengejar ketertinggalan dibanding negara tetangga seperti Thailand, Singapura, dan Malaysia dalam daya saing sektor pendidikan maupun sumber daya manusia (SDM). Komisi X meminta pemerintah konsisten terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Pasalnya, sektor pendidikan dalam RPJMN merupakan dimensi penting yang harus mendapat perlakuan khusus.

"Karena ketika negara salah kaprah dalam menangani pendidikan maka dampaknya akan terasa pada masa depan bangsa ini. Semua bangsa yang besar memperhatikan dengan baik atas kebijakan pendidikan," ujarnya.

Politisi Hanura itu menambahkan, jika pun pemerintah sedang mengalami kondisi fiskal yang berat diharapkan tidak sampai mengurangi anggaran di sektor pendidikan.

"Potong sektor-sektor lain yang tidak berhubungan langsung dengan penguatan kualitas SDM," kata Dadang.

( Penulis : Yunisa Herawati, Vicky Anggriawan )

Sumber Berita :
jitunews.com/read/40040/pemangkasan-anggaran-sulitkan-posisi-indonesia-dalam-daya-saing-pendidikan

Baca Juga :

0 komentar