Cari Di Sini

Pemimpin Tak Boleh Biarkan Rakyat Cari Makan dengan Melanggar Hukum

6/13/2016 10:59:00 AM

Sumber Foto : metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta:

Kasus aparat Satpol PP merazia warung nasi milik seorang ibu di Kota Serang, Banten, menyita perhatian publik. Pemimpin di kota tersebut diminta bersikap tegas, jika warganya tidak mengikuti aturan yang ada.

"Kalau sudah terjadi komunikasi dan rakyat masih membandel, maka tetap harus ditindak tegas. Pemimpin tidak boleh membiarkan rakyat mencari makan dengan melanggar hukum. Pemimpin enggak boleh korupsi, rakyat pun sama harus taat aturan supaya berkah bangsa ini," ungkap politikus Partai Hanura Dadang Rusdiana, Minggu (12/6/2016).

Dadang mengatakan berjualan makanan di siang hari bulan Ramadan memang tidak baik. Apalagi kalau dilakukan di sebuah kota yang terkenal relijius seperti Serang.

"Tetapi (jika tetap bandel) tentunya tindakan harus dilakukan secara manusiawi. Diberi pengarahan dan peringatan agar (masyarakat) bisa berjualan di waktu dan tempat yang tepat," ucap dia.

Dadang juga merespons gerakan donasi yang digagas oleh Dwika Putra melalui akun Twitter @dwikaputra untuk Ibu Eni. Total kurang dari 36 jam, jumlah donasi dari donatur mencapai Rp265.534.758.

Menurut Dadang, gerakan donasi musti memerhatikan segala aspek dalam peraturan pemerintah setempat. Sebab sudah tertera dengan gamblang bahwa Wali Kota Serang mengeluarkan surat edaran Nomor 451.13/739-Kesra/2015 tentang kegiatan yang dilarang pada Ramadan.

"Donasi juga harus mendidik. Ibu-ibu yang berjualan dibina, dibantu untuk berdagang dengan benar. Bukan sekadar donasi," pungkas dia.

Seorang ibu pemilik warung makan di Serang, Banten, Saeni, menangis dan ketakukan serta memohon pertolongan saat anggota Satpol PP Kota Serang hendak menyita dagangannya, 8 Juni.

Langkah tegas itu ditempuh Satpol PP Kota Serang lantaran Saeni nekat berjualan nasi pada siang hari di bulan Ramadan.

Petugas Satpol PP menyita seluruh makanan milik Saeni yang dijual di lokasi. Selain itu, petugas lain juga sempat terlibat adu mulut saat Saeni berusaha mempertahankan dagangannya.

Petugas Satpol PP langsung menyisir sejumlah lokasi rumah makan yang nekat buka di siang hari di kawasan Ciceri, Kota Serang. Kedatangan mereka membuat warga yang sedang makan berhamburan kabur.

( YDH / M Rodhi Aulia )

Sumber Berita :
metrotvnews.com/news/politik/Wb7O41Pb-pemimpin-tak-boleh-biarkan-rakyat-cari-makan-dengan-melanggar-hukum

Baca Juga :

0 komentar