Cari Di Sini

Guru Cubit Divonis 3 Bulan Penjara, Begini Komentar DPR

8/04/2016 08:52:00 PM

Sumber Foto : www.jawapos.com

JawaPos.com -

Sambudi, guru SMP Raden Rahmat, Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur, divonis 3 bulan penjara dengan masa percobaan enam bulan dalam sidang putusan di Pengadilan Sidoarjo, Kamis (4/8). Vonis tersebut diberikan lantaran dia menghukum siswanya dengan cara mencubit.

Ia didakwa melanggar Pasal 80 Ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi X Dadang Rusdiana mengaku miris walaupun ia menghormati keputusan pengadilan tersebut. Namun dibalik itu terdapat pelajaran yang berharga dan harus menjadi bahan evaluasi semua pihak.

Menurut dia, sekolah harus dipandang sebagai taman pendidikan. Hubungan guru dengan siswa adalah hubungan pendidik dengan terdidik. Bukan sebatas dipahami sebagai hubungan dua subjek hukum. Demikian pula hubungan orang tua dengan sekolah.

Jadi, penegakan disiplin dalam menjamin sebuah kegiatan belajar mengajar yang tertib dan nyaman buat semuanya, harus dipahami sebagai bagian dari upaya mendidik yang dilakukan oleh seorang guru. "Bukan upaya untuk melanggar hukum," ujarnya kepada JawaPos.com, Kamis (4/8).

Untuk itu, kedepannya persoalan seperti yang dilakukan Sambudi harus diselesaikan dalam hubungan kekeluargaan satu sama lain. "Bukan main lapor polisi dan diselesaikan dengan cara-cara ini, kecuali kalau kekerasan yang membahayakan jiwa atau melukai fisik yang serius," sebut sekretaris fraksi Hanura itu.

Dan di sisi lain, tentu guru pun harus berhati-hati, dan bisa mencari model penegakan disiplin yang lebih kreatif lagi. "Jadi, bisa menjadi dasar evaluasi bagi semuanya," pungkas Dadang.

( dna/JPG )

Sumber Berita :
www.jawapos.com/read/2016/08/04/43057/guru-cubit-divonis-3-bulan-penjara-begini-komentar-dpr

Baca Juga :

0 komentar