Cari Di Sini

Fraksi Hanura Tolak Terpidana Percobaan Ikut Pilkada

9/13/2016 06:40:00 PM

Sumber Foto : metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta:

Sekretaris Fraksi Hanura Dadang Rusdiana menolak kesepakatan terpidana percobaan dibolehkan ikut pemilihan kepala daerah. Hanura mau seorang calon pemimpin punya integritas dan terpercaya.

"Bisa menjadi problem nantinya," kata Dadang, Selasa (13/9/2016). Dadang khawatir, jika calon itu terpilih akan berdampak pada stabilitas daerah tersebut. Selain itu, seorang pemimpin tentu membutuhkan dukungan rakyat. Jika permasalahan hukum ini terus dibahas, pemerintahan tak akan efektif.

Apalagi, jika masyarakat ragu dengan kepemimpinannya. "Dukungan masyarakat jadi tidak tegas," kata dia.

Hanura menolak tegas terpidana ikut pilkada. Walau, ada ayat 14c yang menjelaskan hakim bisa menentukan syarat khusus bagi terpidana yang tidak boleh ikut dalam pilkada. Dadang menegaskan, masyarakat butuh pimpinan kuat yang tak menimbulkan kontroversi demi efektivitas pemerintahan.

KPU tak setuju dengan keputusan membolehkan terpidana percobaan ikut dalam pilkada. Sikap KPU ini juga didukung Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Dadang menegaskan, Hanura yang sempat mendukung memutuskan mencabut dukungan dalam putusan ini.

"Artinya tinggal satu fraksi yang menyetujui 'dipaksakan' untuk memberikan kebebasan terhadap terpidana untuk mencalonkan. Hanya satu fraksi, dan kalau itu dipaksakan menjadi tidak legitimate sebagai sebuah keputusan," jelas Dadang.

Dadang menegaskan, pemerintah harus konsisten dengan peraturan yang diinginkan KPU. Pada rapat dengar pendapat di Komisi II, kata dia, KPU menjelaskan pencalonan terpidana percobaan bisa menciderai kualitas demokrasi.

"Hanura menolak karena itu bertentangan dengan akal sehat masyarakat," pungkas Dadang.

( MBM / Dheri Agriesta )

Sumber Berita :
metrotvnews.com/news/politik/9K5GO11b-fraksi-hanura-tolak-terpidana-percobaan-ikut-pilkada

Baca Juga :

0 komentar