Cari Di Sini

Hanura Nilai Saat Ini Tidak Etis Bicara Pilpres 2019

9/05/2016 10:32:00 PM

Sumber Foto : rmol.co

RMOL.

Partai Hanura menilai Partai Golkar seolah mencuri start Pilpres 2019, dengan mencari sosok yang tepat untuk mendampingi Presiden Joko Widodo yang akan diusungnya.

Menurut Ketua DPP Hanura Dadang Rusdiana, langkah Golkar tersebut sangat tidak etis.

"Tidak etis kalau sekarang sudah bicara Pilpres 2019," ucapnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (5/9).

Dadang menjelaskan, saat ini jauh lebih penting seluruh partai politik pendukung pemerintah bersatu untuk meraih pencapaian kinerja. Menurutnya, jika capai kinerja baik maka dengan sendirinya rakyat akan kembali memilih Joko Widodo sebagai presiden.

"Kalau kinerja memuaskan publik, tentu rakyat akan kembali menjatuhkan pilihannya pada Pak Jokowi untuk periode kedua," ujarnya.

Sekretaris Fraksi Hanura itu mengingatkan bahwa banyak janji kampanye yang harus ditepati Jokowi bersama wakilnya Jusuf Kala.

"Kalau kita sebagai partai pendukung lebih baik konsentrasi untuk memenuhi target-target yang ditetapkan dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional)," tegas Dadang yang juga anggota Komisi X DPR RI.

Golkar diketahui sudah mencari figur yang tepat untuk mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Hal itu terungkap dalam Rakornis Golkar yang digelar Hotel Peninsula, Jakarta, Sabtu lalu (3/9).

"Bisa Sri Mulyani, Bu Khofifah Indar Parawansa, atau Sri Sultan Hamengku Buwono X," ungkap Ketua Pemenangan Pemilu DPD Golkar Jambi Gusrizal.

( wah / LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO )

Sumber Berita :
politik.rmol.co/read/2016/09/05/259595/Hanura-Nilai-Saat-Ini-Tidak-Etis-Bicara-Pilpres-2019-

Baca Juga :

0 komentar