Cari Di Sini

Angket e-KTP Berbau Politik, Hanura: Bakal Ada Konflik Kepentingan

3/13/2017 07:19:00 PM

Sumber Foto : www.gatra.com

Jakarta, GATRAnews -

Sekretaris Fraksi Partai Hanura Dadang Rusdiana menilai, penggunaan hak angket terkait kasus korupsi e-KTP tidak perlu dilakukan. Kasus yang merugikan negara Rp 2,3 trilyun ini adalah wewenang aparat penegak hukum, dan tak perlu dicampur dengan ranah politik.

“Masalah e-KTP sudah masuk di pengadilan dan KPK tentunya terus akan menindaklanjuti fakta-fakta yang nanti muncul di persidangan. Kalau Hanura berpandangan, lebih baik kita menghormati proses hukum yang ada. Tidak usah masuk ke ranah politik melalui penggunaan hak angket,” tegas dia saat dihubungi, Senin (13/3).

Wacana penggunaan hak angket ini pertama kali dilontarkan oleh politikus PKS yang kini duduk sebagai Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. Bagi Fahri, kasus ini terbilang aneh karena periode kasus ini berlangsung (2010-2011) para anggota dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi baru saja dilantik.

Dengan birokrasi yang relatif baru, sangat sulit untuk melakukan kerja sama seperti ini. Kedua, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 2014 menyatakan tidak ada cacat dalam postur keuangan DPR atau pemerintahan.

“Pada 2014 BPK membuat audit, persis di akhir periode DPR dan pemerintahan, bersih. Lima tahun bersih. Ini aneh lima tahun satu periode bersih, di ujung ada kerugian setengah dari proyek. Makanya saya ingin dibuka, angket yang bisa buka itu,” kata Fahri.

Menurut Dadang, jika kasus ini ditarik ke wilayah politik melalui hak angket justru akan menimbulkan kecurigaan rakyat kepada DPR RI karena melindungi elite-elite tertentu.

“Itu yang harus kita hindari. Hak angket itu ada parameternya. Kalau masalah tersebut termasuk masalah strategis dan berdampak luas, maka itu tepat kalau DPR menggunakan hak angket. Dapat kita bayangkan kalau hak angket digunakan dalam masalah e-KTP, maka ada konflik kepentingan yang itu rakyat bisa menuduh lain-lain,” tegas Dadang.

( Reporter: Wem Fernandez Editor: Arief Prasetyo )

Sumber Berita :
http://www.gatra.com/fokus-berita-1/249618-angket-e-ktp-berbau-politik-hanura-bakal-ada-konflik-kepentingan

Baca Juga :

0 komentar